Arsip Blog

Rabu, 25 Juni 2008

BAHAYA NARKOBA

BAHAYA NARKOBA

Narkoba singkatan dari narkotika dan obat terlarang. Beberapa kalangan menyebutnya dengan istilah Narkotik, zat adiktif dan obat – obat terlarang (NAZA). Narkotik merupakan zat atau obat yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi sampai menghilangkan nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan atau kecanduan, sedangkan obat terlarang yang biasa disebut dengan Psikotropika adalah obat - obatan yang mempunyai efek utama terhadap aktifitas mental, perilaku, dan digunakan untuk terapi gangguan psikiatrik (Penyakit Jiwa). Sebagian besar pemakai biasanya orang yang menderita depresi, stres berat dan sebagainya, sedangkan dikalangan remaja para pengguna narkoba biasanya remaja – remaja yang secara psikologis gagal melewati fase perkembangannya dengan baik.
Kebanyakan dari mereka adalah remaja yang tak mampu mengenali dirinya sendiri, tak mampu mengenali emosinya sendiri, rendah diri, kurang tekun, cepat merasa bosan. Terkadang narkoba dijadikan symbol keperkasaan atau kemoderenan yang disebabkan oleh penghayatan kehidupan agama yang sangat kurang.
Tidak semua yang baru mencoba narkotika dapat menjadi ketergantungan. Ada beberapa tahap yang dilalui yaitu pertama pemakai yang bertujuan hanya untuk bersenang senang saja. Peningkatan selanjutnya pemakai yang menggunakan narkotika pada saat – saat tertentu misalnya pada saat stres, depresi, sedih. Tingkat terakhir adalah tingkat ketergantungan dimana susunan syaraf pemakai selalu ingin manghadirkan narkotika agar memperoleh kenikmatan. Pada tingkat ketergantungan ini apabila konsumsi narkotika dihentikan akan timbul gejala fisik maupun fsikis seperti otot kaku, nyeri sendi, diare, mual, muntah, berdebar – debar, berkeringat, merinding, demam, tidak bisa tidur. Pikirannya pada saat itu hanya mendambakan narkotika, perasaan menjadi gelisah, cemas, lekas marah, tidak nyaman. Lebih parah lagi si pemakai menggunakan narkotika dengan dosis tinggi atau akrab disebut dengan over dosis yang dapat menyebabkan kematian.
Oleh karena itu masalah ini harus mendapat perhatian bersama. Dengan terlewatinya masa kanak – kanak dan masa remaja secara baik diharapkan akan dengan mudah menolak narkoba dan mengerti apa yang baik bagi kehidupannya.

Tidak ada komentar: